Neuro Arsitektur

NEURO ARSITEKTUR

Penulis
  • Prasasto Satwiko
  • Sushardjanti Felasari
  • Mutiara Cininta
Editor

ISBN: 978-623-09-3569-5

Terbit: 19 Mei 2023

Ukuran: 15,5 x 23 cm

Versi Cetak: Tidak Tersedia

Versi Digital: Tersedia

Deskripsi

Arsitektur dibentuk melalui imajinasi manusia. Saat arsitektur dibangun, arsitektur membentuk manusia. Saat seseorang berada di suatu tempat, baik itu di sebuah gedung maupun lingkungan perkotaan, ke empat indranya (penglihatan, pendengaran, penciuman, dan peraba) menerima stimuli melalui sensor. Stimuli tersebut dikirim ke otak dan diproses oleh otak untuk membentuk suatu persepsi komprehensif. Persepsi yang dibentuk tersebut merupakan gabungan antara memori masa lampau dan analisis masa kini (juga mungkin projeksi ke masa depan). Persepsi seseorang terhadap arsitektur nyatanya tidak hanya menyangkut visual (penglihat) seperti yang selalu diasosiasikan saat ini, namun juga audial (pendengar), aroma (pencium), dan termal (peraba). Bahkan indra pencecap pun secara tidak langsung membangun persepsi kita terhadap arsitektur. Menilai arsitektur hanya dari bentuk visualnya merupakan kesalahkaprahan. Hal tersebut telah disadari. Konvensi American Institute of Architects (AIA) tahun 2003 di San Diego mendorong terbentuknya Academy of Neuroscience for Architecture (ANFA) untuk menggali potensi kerjasama dua disiplin, neurosains dan arsitektur. Istilah baru dipopulerkan untuk meringkasnya yaitu neuroarchitecture (neuroarsitektur). Buku Neuroarsitektur ini merupakan buku pengantar kepada disiplin baru tersebut secara ringkas. Diharapkan, edisi berikutnya dengan topik beragam akan dipublikasikan secara berkala. Semoga buku ini bermanfaat bagi para mahasiswa arsitektur, pengajar pendidikan arsitektur, dan khalayak umum yang ingin mengenal neuroarsitektur.